Hari Raya Idul Fitri adalah salah satu bentuk kebahagiaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada umat Islam yang tela meyelesaikan segala aktivitas Ibadah selama bulan Ramadhan. Kebahagian yang diwujudkan dengan rasa syukur diiringi kumandang takbir, tahmid, dan tahlil serta secara ikhlas saling memaaftkan antarsesama muslim. Di sisi lain umat muslim juga bersedih manakala Ramadhan telah pergi seraya berharap dipertemukan kembali dengan Ramadhan yang akan datang. Ramadhan bulan maghfirah bulan yang sangat terbuka untuk memintakan ampunan dari Allah SWT dan merugilah orangyang mendapatkan kesempatan Ramadhan, tetapi tidak mendapatkan ampunan Allah SWT.
Alhamdulillah, khususnya bagi guru dan karyawan Yapidh, keutamaan Ramadhan sebagai bulan Maghfirah telah diingatkan oleh KH Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA. selaku Ketua Pengurus Harian Yapidh pada kesempatan Ifthar Jama’i Mudarrisin wal Muwazhzhofin pada 22 Ramadhan 1446 H/22 Maret 2025. Acara yang dihadiri oleh seluruh pengurus Yayasan, para Koordinator Manajemen Sekolah serta Guru dan Karyawan Yapidh dari TKIT, SMPIT, SMAI, STIU, dan lembaga-lembaga nonpendidikan yang ada di Yapidh seperti Pondok Pesantren , LTQ, DKM, LAZ, LDDH, dan Klinik dengan jumlah peesrta 269 orang.
Secara lengkap KH. Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA., memaparkan tentang Ramadhan Bulan Maghfirah yang intinya menekankan bahwa kesungguhan kita meminta ampunan dari Allah SWT ditandai dengan kuantitas dan kualitas kita beristighfar. Kesungguhan kita beristighfar akan meemudahkan kita menemukan jalan keluar yang diberikan Allah SWT. Rasulullah SAW., sudah memberikan contoh dengan beristighar minimal 100 kali/hari. Oleh karena itu, kita sebagai manusa biasa yang tidak luput dari salah dan dosa sudah selayaknya beristighfar lebih banyak daropada beliau bahkan harus diupayakan 1000 kali/hari
Ampunan Allah harus kita minta kepada Allah SWT, sebagai mana Allah sampaikan dalam surat An Nisa ayat 110, yang artinya “Siapa yang berbuat kejahatan atau menganiaya dirinya, kemudian memohon ampunan kepada Allah, niscaya akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Hal ini senada dengan hadits Rasulullah Saw. yang artinya, :”Allah turun di sepertiga malam terakhir (Ramadhan) dan berfirman, ‘Apakah ada yang meminta ampun, ia akan Aku ampuni….”
Dalam kesempatan taujih tersebut KH Dr. Ahmad Kusyairi juga menguraikan tentang beragam manfaat istighfar, di antaranya:
Ifthar Jama’i adalah salah satu rangkaian agenda yang diadakan yayasan dalam rangka Ansyitoh Ramadhan, agenda rutin lainnya adalah:
Untuk Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H mengadirkan khotob Drs. H. Martan Yahya. Beliau ada;ah pengawas Yayasan Perguruan Islam Darul Hikmah.
Semoga Ramadhan tahun ini, selain kita isi dengan berbagai aktivitas ibadah, kita pun tidak lupa untuk senantiasa memperbanyak istighfar. sehingga Ramadhan sebagai bula ampunan beber-benar dapat kita raih dan kita merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita.